Memang indah istanamu teman. Taman bak firdaus dg bunga secantik dara. Kolam berair nirwana, putriduyungpun berenang di dalamnya. Tapi maaf, aku di sini saja. Memang hebat dirimu kawan. Kuasa laksana panglima berjuta tentara. Dengan sekali tunjuk, berduyun-duyun hambamu datang tuk tunduk. Tapi maaf, aku jadi diriku saja. Memang cantik isterimu sobat. Seakan sanggup palingkan Rama dari Shinta. Monalisa enggan tersenyum bila bersanding dengannya. Tapi maaf, aku dg isteriku saja. Aku masih nyaman di gubug ini, aku masih bangga dg diri sendiri, aku masih sayan dg BOJOku sendiri. Gw pecundang? He.. He.. Setidaknya gw pecundang dgBANDEROL di dada, bukan senilai mata uang melainkan kepuasan jiwa. June 15 at 10:47am